Minggu, 23 Februari 2014

Presiden Ukraina Dicurigai Terima Suap

Presiden Ukraina Viktor Yanukovych (Foto:Reuters)

Sebuah dokumen keuangan ditemukan di kediaman Presiden Ukraina. Dokumen milik Presiden Viktor Yanukovych membeberkan suatu laporan yang sangat mengejutkan.
Di dalam laporan tersebut tertulis beberapa data keuangan rinci. Dana yang dimaksud adalah dana tunai sekira Rp141 miliar, uang dekorasi untuk ruang pertemuan dan ruang teh sekira Rp27 miliar, patung babi senilai Rp1,350 juta dan yang paling mengejutkan adalah adanya dana suap sebesar sekira Rp47 juta.
Laporan ini ditemukan di rumah Yanukovych yang sudah ditinggalkannya selepas demo Ukraina makin membesar. Dengan adanya bukti ini, luka masyarakat Ukraina dipastikan akan semakin mendalam.
Hal ini terkait dengan perilaku Yanukovych yang doyan menghambur-hamburkan uang di tengah kondisi karut marut ekonomi negara yang dipimpinnya. Demikian dilansir Associated Press, Senin (24/2/2013).
Laporan ini terungkap saat seorang jurnalis bernama Mustafa Nayem mem-posting dokumen-dokumen tersebut di ranah online. Sampai saat ini keberadaan Yanukovych belum diketahui.
Dia terakhir terlihat di Kiev pada Sabtu, 22 Februari 2014. Namun, dari keterangan ajudan pribadinya, dia meyakini Yanukovych tidak meninggalkan Ukraina.
Kerusuhan yang terjadi hampir sepekan di negara pecahan Uni Soviet ini merupakan yang paling parah terjadi sepanjang sejarah. Sudah lebih dari 70 orang tewas dalam kerusuhan yang dipicu kegagalan Ukraina masuk menjadi anggota Uni Eropa ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar