Ungkapan Seseorang Untuk Echa Paramitha (2)
Dear Echa Paramitha...
Diri ini telah dililit kebingungan ketika melihat bibir merahmu tersenyum menghiasi wajah cantik yang kau punya. Aku Bingung... Mengapa aku selalu merasa ada sesuatu dibalik itu semua,apakah demikian?
Kini ku baru menemukan jawabannya,sesuatu itu adalah 'CINTA'. jujur, kau adalah wanita yang selama ini kucari dalam hidpku, bahkan aku berharap sesosok wanita seperti kaulah yang akan menjadi wanita pendamping terakhirku. Tapi, bisakah aku menggapai itu semua?
Aku mengerti, kita sangat berbeda... Dari paras wajah pun orang-orang sudah bisa memastikan bahwa kita takkan bisa bersatu. Tapi bagiku, jawaban terletak dihati masing-masing.
Oh Echa Paramitha...
Kau adalah bunga malam yang selalu tuhan berikan disaat aku terlelap. Setiap kali aku mengalaminya aku merasa jarak antara kita semakin dekat bahkan lebih dekat lagi jika di memori itu terdapat peristiwa kita sedang bersama.
Andaikan tuhan meng-anugrahi waktu,jarak, dan kesempatan bersama antara kita, pasti aku takkan menyia-nyiakan waktu itu walau hanya satu menit pun. Moment bahagia itu akan kugenggam.
Maaf...
Maafkan aku yang terlalu lantang untuk mengungkapkan isi hati ini padamu tanpa rasa malu sedikit pun. Aku tahu kau terlalu banyak digemari oleh masyarakat yang mengenalmu, terutama kaum pria.
Tapi, aku paham akan sifat royalmu kepada mereka, kau sama sekali tidak pernah menunjukkan sifat sinis jika ada seseorang yang menggodamu dengan rayuan cinta yang menggunakan kata-kata pedas romantis, kau selalu membalasnya dengan senyuman. Kuhara kau bisa tersenyum dihadapanku seperti apa yang telah mereka alami.
Oh Echa Paramitha...
Terima Kasih sudah meluangkan waktu untuk membaca paragrafku ini.
Sebenarnya kata-kata yang ada di paragraf ini bukanlah paragraf biasa, melainkan itu adalah perasaan hatiku kepadamu. Semoga kau paham apa yang kutasakan.
Sekali lagi.. Maafkan aku.. Yang mencintaimu.. “
Tidak ada komentar:
Posting Komentar