Ini Komentar Menlu AS Tentang Penyadapan NSA Ke RI
Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat (AS) John Kerry mengomentari masalah penyadapan yang dilakukan oleh NSA dengan rekannya dari Australia. Kerry menyatakan, AS secara tegas tidak akan melakukan penyadapan terhadap rekannya.
"Seperti yang sudah diutarakan oleh Presiden Barack Obama. AS tidak akan melakukan pengambilan informasi dari pribadi," ujar Kerry, dalam konferensi pers di Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Senin (17/2/2014).
"Itu sebabnya mengapa Presiden Obama memerintahkan untuk melakukan reformasi terhadap NSA," lanjutnya.
Sebelumnya dikabarkan bahwa NSA bersama dengan Australia Signals Directorate (ASD), melakukan penyadapan terhadap sebuah firma hukum AS. Firma hukum tersebut mewakili Indonesia ketika terlibat sengketa perdagangan dengan Amerika.
Selain penyadapan terhadap firma hukum, NSA bersama dengan ASD juga diketahui memperoleh data enkripsi milik Indosat dan Telkomsel. Menurut dugaan, kedua badan intelijen itu memperoleh 1,8 juta data tersebut.
Dugaan penyadapan terbaru ini terbongkar oleh dokumen NSA yang dibocorkan Edward Snowden. Dokumen itu diperoleh The New York Times dan disebar oleh The Guardian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar