Minggu, 23 Februari 2014

Gesture Tak Senonohnya Kepergok, Szczesny Bakal Ditindak Arsenal

Gesture tak senonoh Wojciech Szczesny yang kepergok mata kamera (Foto: ist)

Beragam cara dari para pemain meluapkan kekecewaannya terhadap kekalahan atau pun usai diusir wasit keluar lapangan. Tapi gesture yang dilakukan kiper Arsenal, Wojicech Szczesny benar-benar tak patut dicontoh.

Szczesny yang langsung dikartumerah wasit setelah didakwa melanggar Arjen Robben di kotak terlarang pada laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions (Arsenal vs Bayern Munich) midweek lalu, entah dengan sengaja atau tidak memperlihatkan gesture tak senonoh.

Kiper internasional Polandia itu melakukan gerak tangan yang terkesan “cabul”, dengan menaik-turunkan bentuk tangan melingkar. Gesture-nya itu dilakukan dalam waktu sepersekian detik dan hanya beberapa mata kamera yang berhasil memergokinya.

Sampai saat ini, memang belum ada sinyal dari UEFA – otoritas sepakbola Eropa, terkait kelakuan Szczesny itu. Tapi ketika ditanyakan pada Arsène Wenger, gaffer Arsenal itu mengaku akan “membereskan” tindakan Szczesny itu secara internal lebih dulu.

“Kami akan mengurus (gesture Szczesny) itu secara internal. Tentu kami tak setuju dengan hal itu. Gerak-geriknya itu dampak dari rasa frustrasi, tapi kami tetap profesional, termasuk saya dan kami selalu mengendalikan reaksi apapun. Wojciech juga bagian dari itu,” aku Wenger, sebagaimana dilansir TheHardTackle, Sabtu (22/2/2014).

Di samping itu, Wenger juga masih belum bisa terima dengan kartu merah langsung yang diterima kipernya itu. Padahal, sejatinya kartu kuning pun (ditambah hukuman) penalti sudah dianggap cukup untuk “mendamprat” Szczesny.

“Tentunya dari akal sehat, Anda harus bisa membandingkan kejadian di dalam atau di luar lapangan, karena mencegah kesempatan mencetak gol pada faktanya pasti akan berbuah penalti. Dalam kasus ini contohnya Robben, dengan penalti, akan ada kans yang lebih baik ketimbang peluang sebelumnya,” sambung The Professor.

“Kartu kuning seharusnya sudah cukup, karena pelanggaran Wojciech bukan tindakan kekerasan dengan kesengajaan, karena dia sebenarnya mengincar bola. Dia melanggarnya tapi pastinya Anda tak ingin membunuh pertandingan dari keputusan yang berlebihan dan tak masuk akal itu,” tuntas Wenger.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar