Selasa, 11 Februari 2014

Cavani Ingin Bawa Uruguay Raih Hasil Sempurna

cavanyakin 

Striker Paris Saint Germain Edinson Cavani menegaskan keinginannya membawa Timnas Uruguay meraih hasil sempurna pada Piala Dunia (PD) 2014 Brasil. “Bermain di Brasil akan menjadi kesempatan untuk memperlihatkan apa yang bisa kami raih sebagai sebuah grup,” ucapnya dilansir Goal.com, Selasa (11/2).
Cavani merupakan salah satu striker top dunia, dengan harga pembelian oleh PSG mendekati satu triliun rupiah. Cavani, yang meninggalkan klub Montevideo, Danubio, untuk berseragam Palermo pada 2007. Lelaki yang tumbuh dewasa di Salto – kota terbesar kedua di Uruguay – melihat kariernya yang terus meningkat dan meningkat.
Mencuatnya Cavani di level dunia berbarengan bangkitnya kembali Uruguay sebagai kekuatan sepakbola dunia di kancah internasional.Tim asal Amerika Selatan ini memenangkan trofi Piala Dunia untuk pertama kalinya pada 1930 sebelum mengulangi prestasi sama dengan mengangkangi tuan rumah Brasil pada 1950.
Albiceleste memulai kebangkitannya dengan menjadi semi finalis Piala Dunia 2010 Afrika Selatan, dilanjutkan dengan memenangkan Copa Amerika pada 2011. Kini, ketika Piala Dunia kembali di Brasil, Cavani melihat kesempatan Uruguay mengulang sukses 64 tahun silam.
Skuad Oscar Tabarez berhasil keluar sebagai peringkat keempat di Piala Konfederasi di Brasil pada Juni tahun lalu. Sayangnya mereka kemudian harus berjuang di kualifikasi untuk lolos ke Piala Dunia Brasil. “Mencapai semifinal di Afrika Selatan menunjukkan standar para pemain yang dimiliki timnas – mampu melakukan pencapaian itu di level turnamen sedemikian rupa,” ujar Cavani.
ARTI PENTING
“Bermain di Brasil memiliki arti penting karena salah satu dari koleksi trofi kami dimenangkan di sana. Kisah itu tidak hanya tentang kami namun ini pun bermakna penting bagi negara kami,” ucapnya. Dia menyadari, tuan rumah Brasil, Argentina dan juara bertahan Spanyol adalah tim-tim yang disebut favorit meraih trofi Piala Dunia.
Namun, bagi Cavani tak ada yang paling bisa diprediksikan ketika persaingan dimulai pada Juni 2014 mendatang.”Anda tidak bisa mengatakan favorit di tipe turnamen seperti ini, di mana Timnas terbaik di penjuru dunia memenuhi syarat untuk bermain di dalamnya,” tambah Cavani.
Menurut dia, ada banyak kemungkinan yang menentukan terjadi di setiap 90 menit permainan. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar