Selasa, 04 Februari 2014

Atasi Tunggakan Gaji, APSI Rangkul PT LI & Klub

Asosiasi Pemain Sepakbola Indonesia (APSI) mengaku tengah berkomunikasi dengan pihak PT Liga Indonesia (PT LI) dan klub-klub kompetisi Indonesia Super League (ISL) untuk segera menuntaskan permasalahan gaji pemain dan ofisial klub.
Hal tersebut dikatakan Ketua Umum APSI, Ismed Sofyan yang mengaku pihaknya masih terus menjajaki penyelesaian masalah beberapa klub dan pemain yang sudah melaporkan pada wadah tersebut, usai menyelesaikan beberapa tunggakan gaji pemain dan ofisial PSPS Pekanbaru musim 2012-2013.
"Kita akan terus berkomunikasi dengan PT LI untuk segera menuntaskan masalah ini, karena kami ingin segera dituntaskan," kata Ismed kepada wartawan di Jakarta.
Sebelumnya APSI telah berhasil membantu menyelesaikan masalah pembayaran gaji pemain dan ofisial PSPS Pekanbaru dengan jumlah 31 pemain dan total mencapai Rp. 1.093.350.000. Dan telah dibayarkan Rp. 594.475.000 yang dibayarkan pada 23 Desember lalu, dengan sisa tunggakan Rp.498.875.000 untuk 13 orang. Pembayaran tersebut dibayarkan oleh PT LI melalui hak komersil PSPS Pekanbaru yang didapatkan tiap tahunnya.
"Kita mendapat laporan dari PSPS Pekanbaru dan kita menjembatani dengan PT LI agar proses pembayaran gaji diselesaikan, kami bersyukur sudah dilakukan tahap pertama, tapi belum semua, pembayaran diserahkan langsung ke rekening pemain," jelas Ismed.
Kedepan APSI mengaku tengah menyelesaikan masalah pengaduan Vali Khorsandi Pishkenari, pemain asal Iran yang sebelumnya bermain di Persiwa Wamena, namun baru menerima 10 persen dan gaji 3 bulan, yaitu Rp. 110 juta. "Kita akan terus mendata semua kasus yang diajukan kepada APSI, salah satunya Vali Khorsandi Pishkenari. Selain itu kita harapkan semua pemain yang bermasalahkan bisa berkomunikasi pada APSI agar permasalahan gaji bisa diselesaikan," tutur Ismed.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar