Sabtu, 01 Februari 2014

AS Bantah Ada Negosiasi Langsung dengan Suriah

Kondisi di Suriah beberapa saat lalu. (Foto: Reuters)

Amerika Serikat (AS) membantah klaim Menteri luar negeri (Menlu) Suriah bahwa diplomat Amerika telah berusaha bernegosiasi langsung dengan rekan-rekan mereka di Suriah selama konferensi perdamaian 'Geneva 2' pekan lalu di Swiss.
Juru bicara Departemen Luar Negeri Jen Psaki mengatakan, AS telah menawarkan untuk berhubungan dengan para pejabat Suriah yakni "tingkat staf " melalui PBB dan Wakil Khusus Lakhdar Brahimi.
"Pada titik itu, AS menawarkan untuk bernegosiasi langsung dengan rezim Suriah," katanya, menambahkan bahwa AS telah membuat penawaran yang sama selama konflik, seperti dilansir dari Reuters, Minggu (2/2/2014).
Psaki menanggapi hal ini setelah Menlu Suriah Walid al-Moualem mengatakan Amerika telah meminta negosiasi langsung di Montreux, kota di Swiss. Pembicaraan pun dimulai pada 22 Januari sebelum pindah ke Jenewa.
"Kami menolak untuk melakukannya sebelum Menlu John Kerry meminta maaf atas apa yang ia katakan saat konferensi," kata Moualem, kepada wartawan di kapal pesawat delegasi pemerintah Suriah saat kembali ke Damaskus.
Dalam komentar yang dipublikasikan oleh kantor berita nasional Suriah, SANA, Moualem tidak secara spesifik menyampaikan apa yang dikatakan Kerry. Tapi Psaki menegaskan jika sikap seperti itu tidak akan terjadi.
"Pada titik tertentu, apakah Kerry akan meminta maaf. karena berbicara benar tentang kebrutalan rezim Assad untuk menjatuhkan rakyat Suriah," tambahnya. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar