Kamis, 21 November 2013

Play Off Piala Dunia 2014: Uruguay Peringati Maracana Magic

Uruguay Peringati Maracana Magic

Sebelum kickoff Uruguay kontra Yordania, tuan rumah akan menggelar seremoni untuk menghormati pahlawan Timnas Uruguay, Alcides Ghiggia, yang mencetak gol kemenangan La Celeste atas Brasil pada final Piala Dunia 1950 di Maracana, Brasil.
Berkat gol dari Ghiggia yang kini berusia 86 tahun itulah Uruguay meraih gelar juara dunia kedua mereka. Kejadian ini disebut Maracana Magic dan menyebabkan kemarahan publik Brasil karena kekalahan atas Uruguay.
"Apa yang terjadi dalam Piala Dunia meninggalkan tanda besar pada orang-orang Brasil. Uruguay dalam sejarahnya telah mendapatkan kehormatan dari tempat mereka" kata striker Uruguay Edinson Cavani dilansir Reuters, Selasa (19/11).
Bisa jadi ini adalah psywar yang dilakukan Uruguay jelang kelolosan mereka ke Piala Dunia Brasil 2014 nanti. Ini adalah pertanda bahwa Uruguay bersiap kembali mengulang kejayaan mereka di Negeri Samba tersebut.
Uruguay sebenarnya mengalami kemerosotan penampilan selama tahun 2012 yang bisa membahayakan peluang mereka untuk lolos ke putaran final Piala Dunia 2014. Tetapi asa itu kembali tumbuh setelah mereka menang 5-0 atas Yordania di playoff leg pertama.
Namun demikian Cavani, yang masuk anggota Uruguay di semifinalis Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, tidak mau menunjukkan kurangnya rasa hormat saat melawan Yordania meski laga ini diprediksi akan berlangsung sepihak.
Kementerian Dalam Negeri Uruguay meminta 45.000 fans yang akan hadir di Stadion Centenario, stadion di mana Uruguay memenangkan Piala Dunia pertama mereka pada tahun 1930, tidak bersiul saat lagu kebangsaanYordania dibunyikan.
Sang Menteri pun menghimbau agar masyarakat Uruguay menonton dengan tertib dengan menghormati tim tamu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar