Pengacara Muda Farhat Abbas, di luar dugaan hanya memperoleh suara paling buncit dalam hitung cepat (quick count) Pilkada Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara. Padahal nama tokoh muda ini cukup popular di negeri ini.
Terakhir, nama Farhat mencuat ke publik, sebelum maju sebagai calon bupati Kolaka, ketika dia mengumumkan hendak maju sebagai capres 2014 nanti.
Belakangan, dia malah maju sebagai calon bupati. Hasil sementara, berdasar hasil hitung cepat yang digelar Konsultan Citra Indonesia, pemenang pilkada adalah pasangan Ahmad Sjafei-Jayadin dengan perolehan suara 40,99 persen.
Posisi kedua ditempati pasangan Amir Sahaka-Parmin Dasir dengan perolehan suara 35,42 persen disusul pasangan Harun Rahim-Rustam Petanyala dengan perolehan suara 12,23 persen. Adapun Farhat yang berpasangan dengan Sabaruddin Labamba, dalam hitung cepat hanya meraih 3,25 persen suara.
Fungsionaris DPD PDIP Sulawesi Tenggara, Nursalam Lada, mengapresiasi hasil perhitungan cepat pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kolaka yang menempatkan pasangan Ahmad Sjafei-Mohammad Jayadin sebagai pemenang dengan perolehan suara 40,99 persen.
"Kami berharap hasil perhitungan cepat ini tidak berbeda jauh dengan hasil perhitungan manual di KPU," kata pengurus salah satu partai pendukung pasangan Ahmad sjafei dan Mohammad Jayadin itu, di Kendari, seperti diberitakan Antara, Minggu (22/10).
Meski hasil perhitungan cepat menempatkan pasangan Ahmad Sjafei - Jayadin sebagai pemenang, namun Nursalam meminta para pendukung agar tidak meluapkan kegembiraan secara berlebihan.
"Kita harapkan massa pendukung bisa menahan diri dan bersabar menunggu hasil perhitungan manual dari KPU sebagai penyelenggara pilkada yang berhak mengumumkan pemenang Pilkada Kolaka," katanya.
Menurut Nursalam, sejak awal sejumlah pihak sudah memprediksi pasangan Ahmad Sjafei - Jayadin bisa memenangi Pilkada Kolaka.
Prediksi tersebut kata dia, didasarkan pada hasil survei beberapa lembaga survei yang selalu menempatkan pasangan tersebut sebagai pemilik elektabilitas tertinggi dari semua pasangan calon lainnya.
"Hasil perhitungan cepat yang dilakukan Konsultan Citra Indonesia yang menempatkan pasangan Ahmad Sjafei-Jayadin sebagai pemenang Pilkada Kolaka itu, memperkuat hasil survei yang dilakukan sejumlah lembaga survei selama ini," katanya.
KPU Kolaka menyelenggarakan pemungutan suara Pilkada Kolaka pada Minggu, 20 Oktober 2013 yang diikuti lima pasangan calon bupati dan wakil bupati.
Kelima pasangan calon bupati dan wakil bupati tersebut yakni Ahmad Safei-Muhammad Jayadin, Najmuddin-Rusman, Farhat Abbas-Sabaruddin Labamba, Harun Rahim-Rustam Pettanyalla dan Amir Sahaka-Parmin Dasir.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar