Tim nasional Indonesia U-19 menggelar sesi latihan pagi di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (3/10/2013).
Pelatih Kepala Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafrie memimpin sejumlah 31 pemain mengikuti sesi latihan. Latihan dilangsungkan mulai pukul 07.00 sampai 08.30 WIB.
Menjelang pertandingan pertama babak kualifikasi Piala Asia U-19 Grup G menghadapi Laos pada 8 Oktober, pelatih Indra Sjafrie fokus mempersiapkan formasi 4-3-3.
"Saya memantapkan formasi 4-3-3. Latihan hari ini fokus pada taktikal. Kami sudah melakukan persiapan selama tiga bulan, jadi tidak ada kendala," kata Indra.
Pelatih berusia 50 tahun kelahiran Sumatera Barat itu mengaku, pemilihan formasi 4-3-3 dikarenakan tipikal para pemain di Timnas Indonesia U-19 cocok bermain menggunakan formasi itu.
Namun, selama pertandingan formasi dasar 4-3-3 dapat berubah sesuai kondisi di lapangan. Taktik dan strategi seperti itu telah dipersiapkan Indra Sjafri sejak ajang Piala AFF U-19 beberapa waktu lalu.
"Formasi itu tergantung pemain. Pemain saya nilai cocok memakai formasi itu. Ada Maldini dan Dinan Yahdian di posisi gelandang sayap, jadi kenapa pakai dua penyerang. Formasi tidak diperdebatkan, formasi awal memang 4-3-3 kemudian apabila diperlukan berubah jadi 4-5-1," ujarnya.
Menurut Indra Sjafri, secara keseluruhan kondisi para pemain dalam keadaan sehat. Hanya, Rudolf Yanto Basna pemain dari SAD Uruguay menderita cedera.
Rudolf tidak dapat mengikuti latihan bersama tim, dia menjalani sesi latihan sendiri didampingi pelatih fisik.
"Hasil tes fisik menunjukkan para pemain naik 3-5 digit. Evan Dimas mempunyai Vo2Max (Kapasitas Maksimal Paru - Paru Menerima Oksigen Saat Beraktifitas) 60. Sementara pemain lain ada yang 52 kemudian naik ke 56-58. Tingkat kebugaran pemain bagus," tambahnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar